Jumat, 07 Desember 2012

Hama Penyakit Bunga Dahlia

Hama Penyakit Bunga Dahlia - Buka Mata. Berikut adalah Hama Penyakit Bunga Dahlia yang sering menyerang tanaman bunga dahlia. 

Hama Tanaman Bunga Dahlia

Ulat tanah (Agrotis ypsilon Hufn.)
  • Gejala: ulat menyerang tanaman ubi & batang. Ulat memotong titik tumbuh atau pangkal batang tanaman sehingga tangkai daun atau batang rebah & layu terutama di siang hari.
  • Pengendalian: dilakukan dgn membunuh ulat bersamaan dgn pembubunan & penyiangan gulma, pemberian fura& walau tidak selalu efektif & penyemprotan insektisida Indofuran 3G atau Hostathion.

Penyakit Tanaman Bunga Dahlia

Embun tepung/Powdery mildew
  • Penyebab: jamur Oidium tingitanium Sphaetotheca mascularis atau Uncinula necator).
  • Gejala: bagian yg terserang, terutama daun, tertutup lapisan putih tipis seperti tepung, daun akan mengering & gugur.
  • Pengendalian: fungisida Benlate atau Rubigan 120 EC. Serangan terjadi pada masa perpindahan musim dari hujan ke kemarau.
Virus
  • Penyebab: jenis virus CMV, TSV, TSWV & DMV.
  • Gejala: pertumbuhan tanaman abnormal sehingga tanaman kerdil.
  • Pengendalian: mengendalikan perkembangan vektor serangga seperti aphid atau trips, merendam benih dalam air panas, menghancurkan tanaman terinfeksi & menyemprotkan insektisida. Metode yg lebih baik untuk mengeliminasi virus adalah menggunakan bibit dari kultur jaringan & mendeteksi keberadaan virus dgn test ELISA.
http://buka-mata.blogspot.com/2012/12/hama-penyakit-bunga-dahlia.html

Cara Memelihara/ Merawat Bunga Dahlia Tanaman


Cara Memelihara/ Merawat Bunga Dahlia Tanaman - Buka Mata. berikut adalah Cara Memelihara/ Merawat Bunga Dahlia Tanaman diblog ini.
  • Penjarangan & Penyulaman : Untuk mendapatkan pertumbuhan yg seragam dpt dilakukan sampai tanaman berumur 3 minggu. Biasanya bibit tidak tumbuh sempurna jika pengairan terlambat dilakukan terutama jika udara panas. Penjarangan bunga perlu dilakukan terutama jika jumlah bunga dalam satu tangkai terlalu banyak supaya diameter bunga mencapai maksimum. Pada dahlia kaktus (putih) hanya satu bunga yg dibiarkan hidup pada satu tangkai, sedangkan pada dahlia semi kaktus dpt 5 - 6 bunga.
  • Penyiangan : Dilakukan sesuai dgn pertumbuhan gulma & pada saat pemupukan serta pembumbunan. Pencegahan tumbuhnya gulma dpt dilakukan dgn menghamparkan mulsa organik di antara tanaman. Ketika tanaman mencapai 1 m, tanaman dibumbun & disangga dgn 2 batang bambu agar tidak rebah.
  • Pemupukan : dilakukan setiap 10 hari dgn urea, SP-36 & KCl masing-masing 2 gram atau NPK sebanyak 5 gram. Pemberian pertama 10 hari stelah pindah tanam. Pupuk diberikan di dalam larikan sejauh 15 cm dari pangkal batang. Tutup pupuk dgn tanah.
  • Pengairan & penyiraman : Dilakukan sesuai pertumbuhan tanaman. Di awal pertumbuhannya, tanah di sekitar pangkal batang sampai titik terluar tajuk jangan sampai mengering. Pada saat itu, jika perlu tanaman disiram 2-3 kali sehari tergantung dari keadaan cuaca. Stelah itu penyiraman dpt dilakukan setiap 5 hari. Penyiraman juga perlu dilakukan stelah pemberian pupuk.
 Demikian artikel tentang Cara Memelihara/ Merawat Bunga Dahlia Tanaman, semoga bermanfaat.
http://buka-mata.blogspot.com/2012/12/cara-memelihara-merawat-bunga-dahlia.html

Cara Menanam Bunga Dahlia di Polybag

Cara Menanam Bunga Dahlia di Polybag - Buka Mata. Berikut adalah Cara Menanam Bunga Dahlia di Polybag, langsung saja ya..
  • Media tanam berupa sekam & pupuk kandang (6:1) dicampur merata.
  • Masukkan media ke dlm polybag 30 x 20 cm sampai mengisi 90 prosen volume.
  • Buatlah lubang tanam ditengah media, tambahkan 1 gram pupuk NPK.
  • Masukkan bibit dr polybag kecil dan padatkan media di sekitar batang. Siram sampai lembab.
  • Selanjutnya tanaman diberi pupuk NPK sebanyak 1 gram setiap dua minggu. Penyemprotan dengan pestisida Antracol dan Basudin dilakukan jika terlihat gejala serangan penyakit.
  • Pemangkasan daun perlu dilakukan agar bunga yang dihasilkan berkualitas baik. penjarangan bunga bertujuan untuk mendapatkan bunga dengan ukuran maksimal. Kriteria penjarangan bunga adalah: Di setiap pucuk lateral hanya terdapat 6 kuntum bunga dihitung sampai buku ke tiga untuk tanaman Dahlia mini, di setiap pucuk utama dan pucuk lateral hanya terdiri atas 3 kuntum bunga untuk tanaman Dahlia yang besar.
  • Pembentukan Bedengan : Bedengan dibuat dengan lebar 70 cm, tinggi 15 cm dan panjang sesuai dengan kondisi lahan dan jarak antar bedengan 55 cm. Setelah bedengan terbentuk, tanah diolah sedalam 45 cm beberapa kali dengan cangkul. Tambahkan pupuk kandang setebal 15 cm (10-15 ton/ha) dan campur dengan 45 cm tanah bedengan. Haluskan tanah bedengan sampai kedalaman 15 cm. Rapikan kembali bedengan.
 Demikian artikel tentang  Cara Menanam Bunga Dahlia di Polybag, Semoga bermanfaat

Baca juga tentang Syarat Tumbuh Bunga Dahlia, Budidaya Bunga Dahlia, Tips Cara Budidaya Belut, Budidaya Ikan Gurami.
http://buka-mata.blogspot.com/2012/12/cara-menanam-bunga-dahlia-di-polybag.html

Kamis, 06 Desember 2012

Syarat Tumbuh Bunga Dahlia

Syarat Tumbuh Bunga Dahlia - Buka Mata. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menanam bunga dahlia supaya hasilnya bagus. berikut adalah syarat tumbuh tanaman bunga dahlia supaya hasilnya bagus.

IklimYang Cocok Untuk Budidaya Bunga Dahlia

  • Didalam Budidaya Dahlia, tanaman ini memerlukan sinar matahari yang berlimpah tanpa naungan.
Media Tanam Bunga Dahlia
  • Tanaman dapat tumbuh di setiap tanah lempung berpasir yang mengandung humus, memiliki tata udara baik dan gembur.
  • Keasaman tanah yang baik untuk pertumbuhan tanaman ini antara pH=6,0-8,0.
Ketinggian Tempat Bunga Dahlia
  • Budidaya Tanaman Dahlia dapat tumbuh baik pada daratan tinggi dengan ketinggian optimum 700-1.000 m dpl.
Demikian artikel tentang  Syarat Tumbuh Bunga Dahlia, semoga bermanfaat.
Baca juga tentang Budidaya Bunga Dahlia, Tips Cara Budidaya Belut, Budidaya Ikan Gurami.
http://buka-mata.blogspot.com/2012/12/syarat-tumbuh-bunga-dahlia.html

Cara Budidaya Bunga Dahlia

Cara Budidaya Bunga Dahlia - Buka Mata. Dahlia adalah tanaman bunga hias yg berupa tumbuhan tahunan yang tegak yg berasal dari pegunungan Meksiko. Saat ini Budidaya Bunga Dahlia banyak yg membudidayakan karena bunga dahlia menjadi komoditi bunga potong/bunga pot yang penting di berbagai belahan dunia. Di luar negeri, bunga ini mempunyai prospektif sehingga dibentuk kelompok pemerhati bunga.

Untuk Budidaya Bunga Dahlia ada beberapa Jenis. Tanaman Dahlia yang dibudidayakan terdiri atas Dahlia pohon yang tingginya bisa mencapai beberapa meter dan berupa tanaman perdu (tanaman berkayu namun tetap rendah). Bunga dahlia memiliki warna : putih, kuning, jingga, violet, merah, ungu atau campurannya. Diameter bunga terkecil sekitar 5 cm sedangkan yang terbesar sekitar 30 cm. Spesies dahlia yang ada saat ini adalah D. pinnata, D. variabilis, D. coccinea, D. juarezii.

Bunga dahlia kaktus yang berwarna putih banyak diperdagangkan sebab merupakan jenis bunga yang banyak dipakai untuk merangkai bunga dukacita. Jenis Dahlia lain yang kaya warna dijual di dalam polibag yg digunakan untuk tanaman eksterior rumah. Manfaat Bunga Dahlia salah satunya terletak pada umbinya. Ubi dahlia mengandung hampir 70 % pati dalam bentuk inulin. Jika inulin difermentasi oleh enzim tertentu atau oleh jamur tanah, inulin akan berubah menjadi fruktosa, suatu gula yang banyak digunakan dalam pengawetan makanan atau pembuatan sirup. Karena itu, pemanfaatan inulin dari dahlia melalui biokonversi menjadi gula fruktosa.

Syarat Tumbuh Bunga Dahlia

IklimYang Cocok Untuk Budidaya Bunga Dahlia

  • Di dalam Budidaya Dahlia, tanaman ini memerlukan sinar matahari yang berlimpah tanpa naungan.
Media Tanam Bunga Dahlia
  • Tanaman dapat tumbuh di setiap tanah lempung berpasir yang mengandung humus, memiliki tata udara baik dan gembur.
  • Keasaman tanah yang baik untuk pertumbuhan tanaman ini antara pH=6,0-8,0.
Ketinggian Tempat Bunga Dahlia
  • Budidaya Tanaman Dahlia dapat tumbuh baik pada daratan tinggi dengan ketinggian optimum 700-1.000 m dpl.

PEDOMAN BUDIDAYA DAHLIA

Teknik Penyemaian Bibit Dahlia
  • Perbanyakan generatif dengan benih : Dilakukan pada dahlia mini untuk mendapatkan warna bunga yang baru dan lebih bervariasi. Benih berasal dari tanaman dahlia yang sehat berumur 5 bulan. Benih langsung disemai di atas persemaian yang telah disiapkan. Bedengan persemaian dibuat di atas tanah dengan lebar 1 m dan panjang tergantung besar lahan dengan arah Utara-Selatan. Bedengan dibuat dari campuran humus, pupuk kandang sapi dan tanah yang subur dengan perbandingan 1:1:1. Tinggi bedengan 5 cm. Bibit disebarkan merata di atas bedengan dan ditutup tipis-tipis dengan tanah. Pada musim kemarau bedengan ditutup dengan daun pisang yang telah dicuci atau karung goni yang bersih agar kelembaban bedengan terjaga. Bedengan perlu diberi naungan bila persemaian dilakukan pada musim hujan. Naungan berupa plastik transparan setinggi 80 cm di sisit timur dan 60 cm di sisi barat. Setelah benih berkecambah dan berdaun dua helai, penutup (daun pisang/karung goni) dibuka. Bibit dipelihara dipersemaian sampai berdaun sempurna 2 buah, pada stadia ini akar tanaman belum menyentuh dasar bedengan dan dipindahtanamkan ke polibag transparan 18x15 cm berisi campuran sekam dan pupuk kandang sapi (6:1). Setelah tanaman berdaun 6 helai, dilakukan pindahtanam kedua ke dalam polybag transparan 30x20 cm berisi media yang sama. Di dalam polybag ini tanaman dipelihara sampai berbunga selama 1,5-2 bulan dan siap untuk dijual.
  • Perbanyakan vegetatif dengan stek : Dilakukan pada dahlia mini untuk mendapatkan bunga dengan warna dan bentuk yang sama dan untuk dahlia besar yang tidak dapat berbiji. Bahan stek diambil dari tunas ketiak yang berukuran 7-10 cm. Untuk menghindari penyakit, gunakan pisau stek/pisau tajam yang bersih untuk memotong tunas. Pembibitan dilakukan di polybag transparan 30x20 cm berisi campuran sekam padi dan pupuk kandang (6:1) dan dipelihara sampai siap jual tanpa dipindahtanam selama 3 hari.
  • Perbanyakan vegetatif dari ubi : Dilakukan pada dahlia kaktus dan semi kaktus. Ubi diambil dari tanaman berumur 7 bulan. Untuk mendapatkan ubi, batang tanaman yang telah habis masa berbunga pertamanya dipotong sampai 10 cm dari permukaan tanah.Tanah digali dan ubi diangkat bersama dengan batang utamanya.
Pemeliharaan Penyemaian
  • Tanaman di Persemaian : Selama persemaian tanaman disiram satu hari sekali dan tidak diberi pupuk karena makanan sudah cukup banyak didapatkan dari bedengan. Penyiangan gulma harus dilakukan dengan sangat hati-hati agar tidak merusak bibit yang masih mudah rusak.
  • Tanaman di dalam polibag : Tanaman disiram 1-2 hari sekali (pagi-sore) kecuali jika hari hujan. Gulma jarang tumbuh, jika ada disiangi dengan cara dicabut atau diambil dengan cangkul kecil Untuk mencegah hama/penyakit, tanaman disemprot dengan pestisida antracol/Basudin 2 minggu sekali di saat pergantian musim kemarau-hujan dan musim hujan. Pupuk daun Gandasil dan 1 gram NPK diberikan 1 minggu sekali.
Cara Menanam Bunga Dahlia di Polibag
  • Media tanam berupa sekam dan pupuk kandang (6:1) dicampur merata.
  • Masukkan media ke dalam polybag 30 x 20 cm sampai mengisi 90 prosen volume.
  • Buat lubang tanam ditengah media, tambahkan 1 gram pupuk NPK.
  • Masukkan bibit dari polybag kecil dan padatkan media di sekitar batang. Siram sampai lembab.
  • Selanjutnya tanaman diberi pupuk NPK sebanyak 1 gram setiap dua minggu. Penyemprotan dengan pestisida Antracol dan Basudin dilakukan jika terlihat gejala serangan penyakit.
  • Pemangkasan daun perlu dilakukan agar bunga yang dihasilkan berkualitas baik. penjarangan bunga bertujuan untuk mendapatkan bunga dengan ukuran maksimal. Kriteria penjarangan bunga adalah: Di setiap pucuk lateral hanya terdapat 6 kuntum bunga dihitung sampai buku ke tiga untuk tanaman Dahlia mini, di setiap pucuk utama dan pucuk lateral hanya terdiri atas 3 kuntum bunga untuk tanaman Dahlia yang besar.
  • Pembentukan Bedengan : Bedengan dibuat dengan lebar 70 cm, tinggi 15 cm dan panjang sesuai dengan kondisi lahan dan jarak antar bedengan 55 cm. Setelah bedengan terbentuk, tanah diolah sedalam 45 cm beberapa kali dengan cangkul. Tambahkan pupuk kandang setebal 15 cm (10-15 ton/ha) dan campur dengan 45 cm tanah bedengan. Haluskan tanah bedengan sampai kedalaman 15 cm. Rapikan kembali bedengan.
Teknik Menanam Bunga Dahlia
  • Pembuatan Lubang Tanam : Lubang tanam dibuat sedalam 20 x 20 x 20 cm pada jarak tanam 65-75 cm.
  • Cara Penanaman Ubi : Ubi diletakkan mendatar di dasar lubang dan tutup dengan tanah setebal 5 cm. Dari tunas yang tumbuh hanya satu atau dua yang dibiarkan tetap tumbuh.
Cara Memelihara/ Merawat Bunga Dahlia Tanaman
  • Penjarangan dan Penyulaman : Untuk mendapatkan pertumbuhan yang seragam dapat dilakukan sampai tanaman berumur 3 minggu. Biasanya bibit tidak tumbuh sempurna jika pengairan terlambat dilakukan terutama jika udara panas. Penjarangan bunga perlu dilakukan terutama jika jumlah bunga dalam satu tangkai terlalu banyak supaya diameter bunga mencapai maksimum. Pada dahlia kaktus (putih) hanya satu bunga yang dibiarkan hidup pada satu tangkai, sedangkan pada dahlia semi kaktus dapat 5 - 6 bunga.
  • Penyiangan : Dilakukan sesuai dengan pertumbuhan gulma dan pada saat pemupukan serta pembumbunan. Pencegahan tumbuhnya gulma dapat dilakukan dengan menghamparkan mulsa organik di antara tanaman. Ketika tanaman mencapai 1 m, tanaman dibumbun dan disangga dengan 2 batang bambu agar tidak rebah.
  • Pemupukan : ilakukan setiap 10 hari dengan urea, SP-36 dan KCl masing-masing 2 gram atau NPK sebanyak 5 gram. Pemberian pertama 10 hari setelah pindah tanam. Pupuk diberikan di dalam larikan sejauh 15 cm dari pangkal batang. Tutup pupuk dengan tanah.
  • Pengairan dan penyiraman : Dilakukan sesuai pertumbuhan tanaman. Di awal pertumbuhannya, tanah di sekitar pangkal batang sampai titik terluar tajuk jangan sampai mengering. Pada saat itu, jika perlu tanaman disiram 2-3 kali sehari tergantung dari keadaan cuaca. Setelah itu penyiraman dapat dilakukan setiap 5 hari. Penyiraman juga perlu dilakukan setelah pemberian pupuk.
Hama Tanaman Bunga Dahlia
Ulat tanah (Agrotis ypsilon Hufn.)
  • Gejala: ulat menyerang tanaman ubi dan batang. Ulat memotong titik tumbuh atau pangkal batang tanaman sehingga tangkai daun atau batang rebah dan layu terutama di siang hari.
  • Pengendalian: dilakukan dengan membunuh ulat bersamaan dengan pembubunan dan penyiangan gulma, pemberian furadan walau tidak selalu efektif dan penyemprotan insektisida Indofuran 3G atau Hostathion.
Penyakit Tanaman Bunga Dahlia
Embun tepung/Powdery mildew
  • Penyebab: jamur Oidium tingitanium Sphaetotheca mascularis atau Uncinula necator).
  • Gejala: bagian yang terserang, terutama daun, tertutup lapisan putih tipis seperti tepung, daun akan mengering dan gugur.
  • Pengendalian: fungisida Benlate atau Rubigan 120 EC. Serangan terjadi pada masa perpindahan musim dari hujan ke kemarau.
Virus
  • Penyebab: jenis virus CMV, TSV, TSWV dan DMV.
  • Gejala: pertumbuhan tanaman abnormal sehingga tanaman kerdil.
  • Pengendalian: mengendalikan perkembangan vektor serangga seperti aphid atau trips, merendam benih dalam air panas, menghancurkan tanaman terinfeksi dan menyemprotkan insektisida. Metode yang lebih baik untuk mengeliminasi virus adalah menggunakan bibit dari kultur jaringan dan mendeteksi keberadaan virus dengan test ELISA.
Ciri dan Umur Panen Tanaman Bunga Dahlia
  • Bunga: tiga bulan setelah tanam, bunga pertama dapat dipetik 2 kali seminggu sampai 4 bulan kemudian. Bunga yang siap dipetik telah mekar penuh dengan diameter 10 cm.
  • Ubi: ubi dipanen pada waktu tanaman berumur 7 bulan setelah tanam.
Cara Panen Bunga Dahlia
  • Bunga: bunga dahlia kaktus (ungu muda) dipetik dengan cara memotong tangkai bunga sepanjang 20 cm dari dasar bunga. Bunga dahlia semi kaktus dipanen dengan cara memotong tangkai bunga sepanjang 50 cm dari dasar bunga.
  • Ubi: seluruh tanaman dibiarkan tumbuh beberapa hara supaya sisa-sisa makanan di dalam batang utama dapat diserap oleh umbi. Batang dipotong sampai ketinggian 10 cm dari pangkal batang, tanah di sekitar batang digali dan ubi diangkat bersama-sama dengan batangnya.
Prakiraan Produksi Tanaman Bunga Dahlia
  • Bunga: untuk areal tanam 1 tumbak (14 m 2 ), dihasilkan bunga sebanyak 1500 kuntum setiap minggu selama 4 bulan panen.
  • Ubi: besar ubi dan produksi ubi per batang tergantung dari jenis dahlia. Dahlia kaktus menghasilkan ubi yang besar dan dapat mencapai 2 kg/tanaman. Dalam 10 tumbak (140 m 2 ) dihasilkan 400 kg ubi.
PASCAPANEN
  • Bunga : Setiap 50 tangkai diikat dan dibungkus daun pisang, biasanya bunga langsung dijual ke pasar bunga (konsumen).
  • Ubi : Untuk mendapatkan gula fruktosa dari ubi dahlia dilakukan perlakuan sebagai berikut: Ubi dicuci bersih, dikupas dan dipotong-potong setebal 1 cm, Potongan ubi digodog dengan air selama 20 menit.
Pengemasan Bunga Dahlia
  • Pangkal tangkai bunga dahlia potongan dimasukan ke dalam tube berisi cairan pengawet/dibungkus dengan kapas kemudian dimasukan ke dalam kantong plastik berisi cairan pengawet lalu dikemas dalam kotak karton/kemasan lain yang sesuai.
  • Satu ikatan terdiri dari 20 tangkai bunga dan dibungkus dengan pembungkus dari kertas khusus Sleeves. Kuntum tidak tertutup seludang, pangkal bunga diberi kapas basah.
  • Pengepakan dilakukan dalam kotak kardus dengan kapasitas 10 ikatan. Pada bagian luar kemasan diberi tulisan: Nama barang, Jenis mutu, Nama atau kode produsen/eksportir, Jumlah isi, Negara tujuan.
  • Pengangkutan dilakukan dengan alat angkut bersuhu udara 7-8 derajat C dengan kelembaban udara 60-65 %.
http://buka-mata.blogspot.com/2012/12/cara-budidaya-bunga-dahlia.html

Baca juga  

    Tips Merawat Rambut

    Tips Merawat Rambut – Buka Mata. Rambut merupakan mahkota wanita. Begitu juga bagi para wanita yang menggunakan jilbab, tdk berarti rambut tdk dirawat. Meski tertutup jilbab, keindahan dan kesehatan rambut harus selalu terjaga. Saat ini menggunakan jilbab atau kerudung bagi kaum hawa kini bukan sekedar kewajiban menjalankan agama, bahkan sudah menjadi tren dalan berbusana, sehingga perawatan rambut diperlukan agar sehat & indah.

    Tips Merawat Rambut.

    Berikut Tips Merawat Rambut agar keindahannya tetap terjaga.
    • Sisir rambut menggunakan sisir berbentuk bulat panjang dgn gigi yang lembut & jarang. Hal ini dilakukan untuk melancarkan peredaran darah & membuat rambut lebih rapi. Sisir dari pangkal rambut hingga ujung rambut membentuk bulatan pada bagian ujung rambut. Jangan menarik rambut terlalu keras, apalagi saat sedang kusut untuk menghindari rambut rontok atau patah.
    • Gunakan serum rambut untuk menjaga rambut selalu kuat, segera setelah rambut rapi tersisir .  Untuk menjaga agar rambut tdk mudah rontok atau rapuh, hindari mengikat rambut tertalu kencang sehingga rambut mampu bernapas.
    • Cuci rambut 3 hari sekali agar rambut tetap bersih & lembap. Gunakan Sampo & Kondisioner sesuai dgn jenis rambut untuk menjaga kebersihan rambut dari ketombe & kotoran yang menempel di kulit kepala. Bersihkan sampo & kondisoner dari kulit kepala secara menyeluruh guna menghindari munculnya ketombe pada kulit kepala.
    • Setelah selesai  pencucian biarkan rambut kering secara alami cukup diangin-anginkan saja. Hindari mengeringkan rambut dgn bantuan hair dryer  agar tdk tampak kering & kusam Jangan menggosok rambut dgn handuk terlalu kuat  karena justru akan mengurangi kekuatan rambut  hingga mudah rontok. Usahakan rambut kering secara menyeluruh, agar tdk menjadi lembap & bau karena terkena rambut yang basah, apalagi bagi Anda yang akan menggunakan penutup kepala (kerudung/jilbab).
    • Lakukan creambath  atau masker rambut minimal sebulan dua kali agar akar rambut lebih kuat sehingga kesehatan rambut & kulit kepala lebih terjaga. Pilih jenis creambath  berbahan seperti jahe, lidah buaya atau gingseng yang berguna untuk memperkuat akar-akar rambut agar tdk mudah rontok.

     Demikian tips merawat rambut agar tetap sehat dan indah, semoga bermanfaat.
    http://buka-mata.blogspot.com/2012/12/tips-merawat-rambut.html

     Baca juga : 

    Tanda – Tanda Makanan Tidak Layak Konsumsi

    Tanda – Tanda Makanan Tidak Layak Konsumsi – Buka Mata. Makanan yg layak konsumsi yaitu makanan yg sehat & tak terkontaminasi bakteri atau zat beracun. Makanan yg tidak layak konsumsi pemicunya antara lain adalah makanan yg tersimpan lama dalam lemari es.


    Selain itu, penyebab lain dari  makanan terkontaminasi bakteri adalah tangan yg kotor ketika mengolahnya maupun makanan yg tidak dimasak dgn sempurna.
    Tanda – tanda makanan tidak layak dikonsumsi antara lain sebagai berikut:
    1. Rasa.
    • Rasa makanan dapat menjadi ciri makanan tak layak konsumsi. Rasa mengungkapkan arti enak dari sebuah makanan. Sebagai contoh, Susu & yogurt akan terasa asam ketika terkontaminasi bakteri. Sedangkan buah & sayuran akan terasa menyehatkan bila diolah tanpa menghilangkan gizinya. Namun, pastikan untuk turut memperhatikan waktu memasak agar tidak memicu munculnya bakteri.
    2. Bau.
    • Salah satu tanda makanan tak layak konsumsi adalah makanan yg sudah basi. Makanan basi mudah dikenali lewat aromanya.Biasanya makanan basi akan berbau tajam & tidak enak. Misalnya ikan busuk, bau amonia akan keluar lantaran kandungan lemaknya sudah mulai rusak.
    3.  Warna Makanan.
    • Warna beberapa makanan akan berubah saat tak lagi layak konsumsi. Salah satu contohnya warna nasi yg akan berubah menjadi kekuningan. Bakteri juga akan muncul pada makanan yg memiliki kadar air tinggi. Hal ini disebabkan oleh jamur yg tumbuh hingga tampak bercak putih & abu-abu, misalnya pada keju, selai, roti, & daging. Bila kadar airnya bertambah banyak, seperti pada pasta, keju, & selai, buang segera makanan. Bertambahnya air menjadi tanda bakteri yg tumbuh di  tempat lembab.
    4. Tidak ada tanda jelek.
    • Tidak ada tanda jelek juga bisa menjadi cirri makanan tak layak konsumsi. Ada beberapa makanan yg tidak akan menunjukkan tanda-tanda bila sudah terkontaminasi. Bakteri E.Coli, yg menyebabkan keracunan makanan, tidak menghasilkan perubahan bau & rasa. Cara terbaik untuk menghindarinya adalah pastikan Anda memasak sampai matang sempurna. Bila Anda ragu-ragu terhadap kualitas apapun, lebih baik dibuang jangan disimpan, buanglah makanan yg telah melebihi batas waktu yg ditentukan.
    Demikian Tanda – Tanda Makanan Tak Layak Konsumsi, semoga bermanfaat.
    http://buka-mata.blogspot.com/2012/12/tanda-tanda-makanan-tidak-layak-konsumsi.html